- Back to Home »
- BUSET! (Building Solidarity in Education for Teenagers)
Kamis, 15 Mei 2014
| BUS @ (dibaca: BUSET) |
Assalamu'alaikum! Wah, gimana acara pagi tadi? Seru, bukan?? Bukan hanya seru, kita juga bisa mengambil manfaat yang begitu banyak di acara ini. Eh, kalo yang tidak hadir, gak tau dong apa isi acaranya???
Jadi, BUSET adalah Latihan Dasar Kepemimpinan a.k.a. LDK yang diadakan untuk calon Dewan Pertimbangan KSI tahun depan (periode 2014-2015) yakni di kelas XII mendatang. Acaranya dimulai dari mengisi absen peserta:
| Absen peserta akhwat |
Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan ketua acara, Kak Agya, lalu materi dari Kak Rama, dilanjutkan dengan materi dari ketua acara. Berikut ketiga dokumentasinya:
Oh iya, admin akan memaparkan sedikit tentang materi yang keduanya sampaikan:
Kak Rama: Dalam menjalankan sesuatu itu perlu proses.(Sorry nih admin cuma sedikit nyatat materinya).
Kemudian ada materi -yang cukup panjang- dari Kak Agya, yang berjudul: How Stupid I Am (part 2):
Apa itu DP? DP adalah Dewan Pertimbangan. DP adalah 'tempat' bagi yang 'masih menginginkan' dan yang 'menginginkan' untuk berada di KSI. Saya akan menceritakan betapa bodohnya saya dulu. Dulu, saya termasuk orang yang tidak terlalu tahu tentang agama bahkan agama sendiri. Kemudian saya bergabung dengan KSI karena tertarik dengan materi dari Kak Mihrab. Waktu pun berlalu, saya merasa bosan. Lalu saya tidak lagi bergabung di KSI. Saya merasa sangat jauh dari agama saya sendiri. Bagaimana respon orang-orang di sekitar saya setelah saya bergabung di KSI? Saya mendapat respon yang cukup baik di kelas, begitu berbeda dari kelas lainnya yang di sana teman-teman seperjuangan saya seakan mengalami cobaan yang begitu berat di kelas mereka masing-masing. Kemudian saya berpikir, kalau seperti ini, wajar saja saya akan melewati semua ini dengan mudah, cobaan saya tidak begitu berat, wah ini berarti, derajat saya rendah, dong? Allah pun akhirnya memberikan situasi yang sangat genting. Teman-teman pasti tahu bahwa saya adalah seorang atlet. Ketika saya masuk KSI, saya sempat bertanya kepada seseorang, apakah saya harus berhenti? Namun ia menjawab, "Jangan." Kemudian, saya berpikir bahwa, apa sih tujuan saya berada di sana? Sementara saya berada di sini masih bisa berolahraga dan di sini saya lebih bisa mempertahankan prinsip terutama menjaga sholat 5 waktu, menutup aurat, dan lain-lain, dan keputusan saya untuk berhenti adalah karena keputusan saya sendiri, bukan karena teman-teman KSI, toh mereka juga tidak memaksakan bahwa saya harus berhenti dari sana, mereka juga tidak ingin membatasi kegiatan seseorang dalam hal yang bersifat duniawi (karena yang penting adalah bagaimana kita tidak menjadi lalai akan akhirat). Dulu, saya juga sempat berpikir bahwa orang-orang di KSI adalah orang-orang yang kuper, gaptek, namun, pandangan itu berubah seketika sejak saya mulai bergabung dengan mereka.Setelah materi dari Kak Agya berakhir, ada sedikit kutipan yang sempat admin catat dan barangkali bisa bermanfaat bagi kita:
Jarang-jarang ada orang yang bisa mendapatkan hidayahnya kembali, padahal dulu ia sempat melepaskannya.
Di sini, bukanlah eksistensi kehadiran yang kita utamakan, namun kualitas kehadiran itu sendiri.Kemudian acara selanjutnya adalah debat (ikhwan only, dipilih secara acak) yang terdiri dari 2 tim masing-masing 3 orang yakni tim pemerintah (pro) dan tim oposisi (kontra). Tim pemerintah terdiri dari Ricky (XI), Riyadh (XI), dan Hilman (X). Tim oposisi terdiri dari Dian (XI), Budi (XI), dan Imam (X). Pertanyaan yang diajukan adalah "Bagaimana menjadi muslim syar'i di lingkungan Smaven?" Menurut admin, debat kali ini kurang seru ya kayaknya, tapi over all, tiap tim sudah lumayan mampu memberikan mosi masing-masing walaupun sempat dikritik para juri yang terdiri dari alumni Smaven: Kak Hizian, Kak Rizki Khairani, Kak Angga, dan Kak Irsyad.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan materi dari Kak Mihrab, (bacalah dengan baik agar tidak menimbulkan salah tanggap):
"Persaudaraan Menuju Perubahan" - Siapa saja yang peduli denganmu akan menasihatimu di kala engkau lalai. Al-Hujurat: 10 -> orang beriman itu bersaudara. Bersikap adil ketika ada dua kubu -yang sama-sama muslim- saling bertikai. Al-Hujurat: 13 -> Allah menciptakan manusia dari dua hal yang berbeda, yakni laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan memiliki kecenderungan yang berbeda, apabila diputarbalikkan, maka kehidupan akan 'camuh' alias berantakan. Lebih jauh, Allah pun juga menciptakan di bumi ini berbagai bangsa dan negara dengan beragam corak budaya dan kecenderungannya masing-masing. Apa tujuannya? Tujuannya bukanlah untuk disatukan, melainkan agar saling mengenal satu sama lain. Kemudian, bagaimana sikap kita terhadap orang di sekeliling kita yang merupakan ujian bagi kita? Sikap kita yang pertama adalah mendekati mereka, kemudian mendakwahi mereka, dan apabila mereka malah tidak peduli, maka sikap kita bukan mencaci mereka namun mendoakan mereka. Banyak ditemukan kasus yang mana sesama muslim dengan 'background' yang berbeda malah saling bertikai padahal hanya karena perbedaan yang sebenarnya tidak perlu diributkan. Kita masih belum banyak tahu, namun ketika kita tahu sedikit, kita malah bersikap seolah banyak tahu. Begitu pentingnya mempelajari tentang aturan akhlak dalam tholabul 'ilm. Lalu, apakah kita menyadari apakah kita telah memperoleh hasil dari SEGUDANG AMAL kita hari ini? Motivasi awal kita sebagai muslim bersaudara adalah: kayapa caranya supaya kita bedangsanakan (bagaimana caranya supaya kita bersaudara). Apa perubahan awal yang harus kita lakukan? 1. Kesiapan mental dan keberanian. 2. Semua dari kita jangan hanya terkumpul pada suatu titik namun menyebarlah, merata dalam memperbaiki segala aspek. 3. Apabila sudah selesai mengerjakan suatu urusan maka kerjakanlah urusan yang lain. Wallahu a'lam.Setelah materi dari Kak Mihrab, (seharusnya) dilanjutkan dengan games, namun karena tidak memungkinkan dan sebentar lagi sholat Dzuhur, acara terakhir adalah nonton bareng video dokumenter para ikhwan ke wisata air terjun Bajuin beberapa waktu yang lalu.
Entah mengapa, admin merasa LDK kali ini adalah LDK yang sebenar-benar LDK. Entah curhat atau apa, acara ini memberikan cukup banyak motivasi kepada kita -dan khususnya kepada admin- sekaligus juga memberikan banyak kesadaran yang selama ini entah terkadang lupa atau ingat tapi tidak dihiraukan. Intinya, semoga ke depan dan mulai dari sekarang kita semua menjadi orang yang bisa memilih pilihan yang tepat dalam hidup sehingga bisa berakhir dalam keadaan husnul khotimah dan bisa menjadi orang yang memperjuangkan Islam sepenuhnya. Aamiin.

![download[4]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4LE0g_uVDbom7MHjVUQ1GwPf_FkZetFbU9JRHMMNr1kVKI4HIJfkAN3E-vWjROeSGWyZOfdCIIgfp0PCEHxZNXjaOqwyO6GxykJhBuVCIVWYWhwZqDdRyDlsdpoUsinda1tgcyjhB8IY/s1600/download.jpg)